Selamat pagi blogger IPB. Topik yang dihidangkan pagi ini adalah lahan pertanian di Indonesia. Judul tulisan di atas diracik sedikit romantis seperti mendung bogor di pagi ini.

Dulu saya pernah berpikir, dari mana beras yang orang Indonesia makan setiap hari? Berapa luas lahan yang harus disediakan untuk menambal perut-perut yang terus menganga? Jawabannya saya peroleh ketika mengikuti parade fieltrip mahasiswa agh yang bertolak dari Jawa Barat ke Jawa Timur. Sepanjang jalan saya melihat hamparan lahan pertanian dan akhirnya saya mengerti.

lanskap lahan pertanian

Pengolahan lahan

Penyediaan bibit padi

Penanaman bibit padi di lapangan

Tanaman padi baru tanam

Hamparan sawah

Burung pipit di lantai jemur

PT Sang hyang sri sebagai produsen benih

 

Foto-foto yang disajikan adalah jepretan di atas bis yang sedang berjalan. Mata dimanjakan dengan hamparan luas lahan pertanian sembari merenungkan kesinambungan pemakaian lahan.

Saya akui dalam trip lintas Jawa ini kalau saya baru melihat hamparan lahan pertanian berkilo-kilo meter. Ini begitu berbeda dengan lahan praktikum kami yang memiliki luas 4m x 5 m. Lahan praktikum bisa dikeroyok dengan 5-10 orang namun lahan pertanian sesungguhnya tidak terdapat seperti itu.

Walaupun lahan pertanian sudah seluas ini, kebutuhan akan pangan seperti beras ternyata belum sanggup menyuplai kebutuhan dalam negeri. Isu impor masih terjadi setiap tahunnya. Tidak hanya itu, isu konversi lahan pertanian ke non pertanian kian memperparah keadaan tersebut.

Lahan tebu pasca dibakar untuk penanaman baru

Bunga-bunga tanaman tebu

 

Pertanian campuran antara jagung dan bawang merah

 

Tanaman jagung di sepanjang tepi jalan

 

Pertanaman bawang merah

Indonesia adalah negara agraris, dunia tahu itu. Indonesia cukup sinar matahari untuk pertanian sebagai negara dengan iklim tropis, dunia juga tahu. Akan tetapi tahukah dunia bahwa Indonesia berswasembada bahan pangan? Dulu pernah Indonesia swasembada beras, itu jawaban klasik. Atau pertanian Indonesia tinggal sepanjang jalan kenangan? Generasi muda saat ini harus cinta dengan pertanian. Itu bisikan yang datang dari dunia masa mendatang.