Tag Archive: benih

Ketahanan pangan adalah bullshit (omong kosong) ketika ketahanan benih adalah zerro (nol). Ketersediaan pangan adalah bullshit ketika ketersediaan benih adalah zerro. Mudah saja menebak kedaulatan pangan  dari rumus tersebut.

Kedelai adalah salah satu pangan nasional yang akan diusung di puncak swasembada pangan. Penyediaan lahan baru untuk mendongkrak produksi, sepertinya sedang diusahakan. Entah lupa atau terlalu semangat mencari lahan, sepertinya usaha penyediaan benih tidak pernah disinggung dari mana pengadaannya.

BJA03

Pengadaan Benih secara Bertahap

Kebutuhan benih kedelai yang akan ditanam tergantung karakter varietas dan jumlah populasi yang ditanam. Misalkan saja, varietas Tanggamus hendak ditanam dengan populasi 400.000 tanaman/ha dengan bobot 100 butir benihnya adalah 10 g. Dengan demikian diperlukan setidaknya 40 kg benih untuk menanam dalam luasan satu hektar (dengan asumsi semua benih tumbuh sehingga tidak dilakukan penyulaman).

Target swasembada kedelai seharusnya sudah diperhitungkan sejak awal dari pengadaan benih. Bila saja pemerintah ingin menanam dalam luasan 100 ha, maka pemerintah memerlukan 4000 kg benih alias 4 ton benih. Sebelum mendapatkan sejumlah benih tersebut, pemerintah sudah harus menanam terlebih dahulu dalam luasan 10 ha. Dalam hal ini, dari lahan 10 ha tersebutlah dihasilkan 4 ton benih (dengan asumsi produktivitas 1 ton/ha).

Pemerintah rencananya akan menanam dalam luasan 1.5 juta ha di tahun 2014, kira-kira berapa jumlah benih kedelai yang diperlukan? Secara matematis dapat dihitung demikian, 1.500.000 ha x 40 kg/ha = 6.000.000 kg = 6.000 ton. Jadi pemerintah memerlukan 6000 ton benih untuk menggarap 1.5 juta ha lahan untuk kedelai. Dengan asumsi produktivitas nasional 1 ton/ha, kebutuhan benih tersebut harus didukung oleh luas tanam khusus untuk benih seluas 6000 ha.

Apakah sejumlah benih ini juga harus Indonesia impor? Lahan mana yang sudah dikhususkan untuk pengadaan benih kedelai di pelosok Indonesia?

Tahukah kamu kalau hampir semua benih tanaman hortikultura di Indonesia adalah impor dari luar negeri? Wew… Serius nih? Yup, tapi itulah kenyataannya saudara-saudara. Kemana generasi-generasi yang peduli akan perbenihan nasional? Bukankah benih adalah faktor penting yang utama dalam menghasilkan tanaman apa pun?

Ehehee… ideal banget ya ngomongnya? Yah, emang miris bangetlah negeri ini. Seorang teman pernah bertanya: “Kenapa sih yang berminat di bidang benih itu sedikit sekali?

Lalu seorang teman lainnya menjawab: “Karena hanya dengan segenggam benih saja, kita mampu beri makan dunia. Kalau hanya segenggam, kenapa harus butuh banyak orang di bidang benih?

Hmm, dalam satu mata kuliah praktik usaha pertanian, saya belajar banyak tentang produksi benih. Proses pengadaan benih yang kami lakukan boleh dikatakan masih di tengah jalan. Besar harapan kami, benih yang kami hasilkan memiliki daya tumbuh yang baik, daya kecambah yang tinggi dan seragam.

 

Tim praktik usaha pertanian di bidang benih